Translate

Minggu, 07 Mei 2017

Kerinduan

Hati ku lagi gundah....
Memikirkan kekasih hati yang tak kunjung ku dapat....
Kelemahan diri yang membuat aku belum mampu menjangkau-Nya
Itulah rindu redamku kepada-Nya...(dr.Arajs)

Sabtu, 06 Mei 2017

Mukhrim

*Mahram kamu (untuk perempuan) adalah:*
1. Ayah
2. Kakek
3. Anak
4. Cucu
5. Saudara sekandung
6. Saudara seayah (beda ibu)
7. Saudara seibu (beda ayah)
8. Keponakan lelaki dari saudara/i kamu yg sekandung, atau yg hanya seayah, atau yg hanya seibu denganmu
9. Paman dari saudara ayah atau saudara ibu
10. Suami ibu (ayah tiri) atau mantan suami ibu (syarat: sdh berhubungan badan dgn ibu)
11. Anak lelaki suami yg dibawa dari pernikahannya sebelumnya dan anak lelaki dari mantan suami
12. Mertua atau mantan mertua
13. Menantu atau mantan menantu
14. Saudara sesusuan dan siapa saja yg merupakan mahram saudara sesusuanmu dari nasab dia, maka menjadi mahrammu juga

Untuk mahram laki-laki sama seperti poin di atas, hanya diganti perempuan semua (ibu, nenek, saudari sekandung, dst).

🎯 *Nah SELAIN DARI POIN 1-14... itu BUKAN mahram kamu. Mereka ga boleh bersentuhan dan bersalaman dgn kamu, ga boleh liat aurat kamu, dan ga boleh nemenin kamu safar.*

_CATATAN_
*❗Sepupu bukan mahram*
*❗Ipar bukan mahram*
*❗Anak angkat atau anak asuh bukan mahram*
*❗Ayah angkat bukan mahram*
*❗Suaminya tante (suami dari saudarinya ibu atau ayah) juga bukan mahram*
.
Jadi kalo besok lebaran kamu ketemu *sama lelaki SELAIN DARI POIN 1-14 dan yg disebut dlm CATATAN di atas ini, kamu DILARANG salaman yaa.*

Kenapaa..❓
Karena Rasulullah ﷺ bersabda:

لأَنْ يُطْعَنَ فِي رَأْسِ رَجُلٍ بِمِخْيَطٍ مِنْ حَدِيدٍ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَمَسَّ امْرَأَةً لا تَحِلُّ لَهُ

*"Ditusuknya kepala seseorang dengan pasak dari besi, sungguh lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang bukan mahramnya."* (HR. Thobroni)

Kadang sebagian orang merasa "ga enak" kalau ga jabat tangan dengan lawan jenis bukan mahramnya..
Tapi anehnya, dia tidak merasa "ga enak" saat melanggar perintah Rosululloh...

So, saatnya introspeksi, ubah pola pikir kita, tentukan sendiri pilihanmu:

➡ Pilih "ga enak" sama manusia, atau "ga enak" sama Rosululloh..❓

➡ Pilih ridho manusia, apa pilih ridho Alloh.. ❓

➡ Pilih merasa "aman" di dunia yg sesaat, atau "aman" di akhirat yg abadi.. ❓.mks

Shodaqoh

ﺃﻭﻝ ﻣﺎ ﻳﺴﻘﻂ ﻣﻨﻚ ﻋﻨﺪ ﻣﻮﺗﻚ ﻫﻮ ﺍﺳﻤﻚ ..
Yang pertama lepas dari mu ketika kamu mati adalah nama mu

ﻟﺬﻟﻚ ﻋﻨﺪﻣﺎ ﺗﻤﻮﺕ ﻳﻘﻮﻟﻮﻥ ﻋﻨﻚ ﺃﻳﻦ ﺍﻟﺠﺜﺔ
Karena itu  ketika kamu mati mereka mengatakan dimana mayat nya 

ﻭﻋﻨﺪﻣﺎ ﻳﺮﻳﺪﻭﻥ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻋﻠﻴﻚ ﻳﻘﻮﻟﻮﻥ ﺍﺣﻀﺮﻭﺍ
ﺍﻟﺠﻨﺎﺯﺓ ..
Dan ketika mereka ingin menyolatkan mu , mereka berkata hadirkan lah jenazah nya

ﻭﻻ ﻳﻨﺎﺩﻭﻧﻚ ﺑﺈﺳﻤﻚ
Mereka tidak menyebutmu dengan namamu

ﻭﻋﻨﺪﻣﺎ ﻳﺸﺮﻋﻮﻥ ﺑﺪﻓﻨﻚ ﻳﻘﻮﻟﻮﻥ ﻗﺮﺑﻮﺍ ﺍﻟﻤﻴﺖ ﻭﻻﻳﻨﺎﺩﻭﻧﻚ ﺑﺎﺳﻤﻚ !..

Dan ketika mereka menguburkan mu mereka mengatakan dekatkan mayat tersebut  , mereka tidak menyebut namamu

ﻓﻼ ﺗﻐﺮﻙ ﻗﺒﻴﻠﺘﻚ ﻭﻻ ﻳﻐﺮﻙ ﻣﻨﺼﺒﻚ ﻭﻻ ﻧﺴﺒﻚ ..

suku atau Qabilahmu , kedudukan dan nasabmu tidak ada yang tersinggung

ﻓﻤﺎ ﺃﺗﻔﻪ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻭﻣﺎ ﺃﻋﻈﻢ ﻣﺎ ﻧﺤﻦ ﻣﻘﺒﻠﻮﻥ
ﻋﻠﻴﻪ
Betapa hina nya dunia ini  dan betapa agungnya apa yang akan kita tuju
ﺳﻄﻮﺭ ﻣﻦ ﺫﻫﺐ ..
Tulislah dengan tinta emas

ﺍﻟﺤﺰﻥ ﻋﻠﻴﻚ ﺳﻴﻜﻮﻥ ﺛﻼﺛﺔ ﺃﻧﻮﺍﻉ؟؟
Kesedihan atas mu menjadi 3 macam
1- ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺍﻟﺬﻳﻦ ﻳﻌﺮﻓﻮﻧﻚ
ﺳﻄﺤﻴﺎً ﺳﻴﻘﻮﻟﻮﻥ
ﻣﺴﻜﻴﻦ‼
1. Orang2  yang mengenalmu akan mengatakan
Kasian !!
2- ﺃﺻﺪﻗﺎﺅﻙ ﺳﻴﺤﺰﻧﻮﻥ ﺳﺎﻋﺎﺕ ﺃﻭ ﺃﻳﺎﻣﺎً ﺛﻢ
ﻳﻌﻮﺩﻭﻥ ﺇﻟﻰ ﺳﻮﺍﻟﻔﻬﻢ ﻭﺿﺤﻜﻬﻢ‼
2. kawan-kawanmu mereka akan bersedih berapa jam atau berapa hari , kemudian mereka akan kembali kepada canda mereka

3- ﺍﻟﺤﺰﻥ ﺍﻟﻌﻤﻴﻖ ﻓﻲ ﺍﻟﺒﻴﺖ‼ ﺃﻫﻠﻚ ﺃﺳﺒﻮﻉ
ﺃﺳﺒﻮﻋﻴﻦ ﺷﻬﺮ ﺷﻬﺮﻳﻦ ﺃﻭ ﺣﺘﻰ ﺳﻨﺔ ؟؟
3. Kesedihan yang dalam ada di rumahmu !! Keluargamu akan bersedih seminggu atau dua minggu , sebulan atau dua bulan atau mungkin setahun

ﻭﻣﻦ ﺛﻢ ﺳﻴﻀﻌﻮﻧﻚ ﻓﻲ ﺃﺭﺷﻴﻒ ﺍﻟﺬﻛﺮﻳﺎﺕ‼
Kemudian mereka akan meletakan mu pada arsip kenang2an
ﻭﻫﻜﺬﺍﻭﻫﻜﺬﺍ
Begitulah dan begitulah
ﺍﻧﺘﻬﺖ ﻗﺼﺘﻚ ﺑﻴﻦ ﺍﻟﻨﺎﺱ
Berakhir lah kisahmu diantara manusia
ﻭﺑﺪﺃﺕ ﻗﺼﺘﻚ ﻣﻊ ﺍﻟﺤﻘﻴﻘﻴﻪ؟؟؟؟؟
Dan di mulailah kisahmu yang sesungguhnya
ﻭﻫﻲ ﺍﻵﺧﺮﺓ
Yaitu akhirat
ﻟﻘﺪ ﺯﺍﻝ ﻋﻨﻚ؟؟؟
Telah sirna darimu
-1 ﺍﻟﺠﻤﺎﻝ
Ketampanan atau kecantikan                                       
-2 ﻭﺍﻟﻤﺎل
Harta
-3 ﻭﺍﻟﺼﺤﺔ
Kesehatan
-4 ﻭﺍﻟﻮﻟد
Anak
-5 ﻟﻘﺪ ﻓﺎﺭﻗﺖ ﺍﻟﺪﻭﺭ ﻭﺍﻟﻘﺼﻮﺭ
Telah terpisah rumah dan istanamu
-6 ﻭﺍﻟﺰﻭﺟﺔ ؟؟؟
Pasangan hidup mu

ﻭﺑﺪﺃﺕ ﺍﻟﺤﻴﺎﺓ ﺍﻟﺤﻘﻴﻘﻴﺔ
Mulailah kehidupan yang sesungguhnya
ﻭﺍﻟﺴﺆﺍﻝ ﻫﻨﺎ :
Dan pertanyaan disini
ﻭﺍﻟﺴﺆﺍﻝ
Pertanyannya

ﻣﺎﺫﺍ ﺃﻋﺪﺩﺕ ﻟﻘﺒﺮﻙ ﻭﺁﺧﺮﺗﻚ؟؟؟؟؟؟؟؟؟
Apa yang telah engkau persiapkan  untuk alam kubur dan alam akhirat mu ???????
ﻫﺬﻩ ﺣﻘﻴﻘﺔ ﺗﺤﺘﺎﺝ ﺍﻟﻰ ﺗﺄﻣﻞ ؟؟؟؟؟؟؟؟؟؟
Inilah sesungguh nya yang perlu engkau renungkan
ﺍﺣﺮﺹ ﻋﻠﻰ ؟؟
Bersungguh-sungguhlah dengan

-1 ﺍﻟﻔﺮﺍﺋﺾ
Amalan2 wajib
-2 ﺍﻟﻨﻮﺍﻓل
Amalan2 sunnah
-3 ﺻﺪﻗﺔ ﺍﻟﺴﺮ
Sedakah yang tersembunyi
-4 ﻋﻤﻞ ﺻﺎﻟﺢ
Amal sholeh
-5 ﺻﻼﺓ ﺍﻟﻠﻴﻞ
Shalat malam
ﻟﻌﻠﻚ ﺗﻨﺠﻮ
Semoga engkau sukses

ﻟﻮ ﺳﺎﻋﺪﺕ ﻋﻠﻰ ﺗﺬﻛﻴﺮ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺑﻬﺬﻩ ﺍﻟﻤﻘﺎﻟﺔ ﺇﻥ
ﺷﺎﺀ ﺍﻟﻠﻪ
apabila bisa  membatu mengingatkan orang lain dengan kata2 ini Insya Allah

ﺳﺘﺠﺪ ﺃﺛﺮ ﺗﺬﻛﻴﺮﻙ ﻓﻲ ﻣﻴﺰﺍﻧﻚ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ

Engkau akan mendapatkan pahala didalam timbangan amalmu atas peringatamu ini di hari kiamat kelak

‏(ﻭﺫﻛّﺮ ﻓﺈﻥ ﺍﻟﺬﻛﺮﻯ ﺗﻨﻔﻊُ ﺍﻟﻤﺆﻣﻨﻴﻦ ‏)

(BERI INGAT LAH SESUNGGUHNYA PERINGANTAN ITU BERMANFAAT BAGI ORANG YANG BERIMAN)

ﻟﻤﺎﺫﺍ ﻳﺨﺘﺎﺭ ﺍلميت
“ ﺍﻟﺼﺪﻗﺔ”
ﻟﻮ ﺭﺟﻊ ﻟﻠﺪﻧﻴﺎ
Mengapa mayyit memillih "bersedekah "apabila dikembalikan ke dunia
ﻛﻤﺎ ﻗﺎﻝ ﺗﻌﺎﻟﻰ
Seperti firman ALLAH

َ رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَىٰ أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ
"Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bershodaqah
ﻭﻟﻢ ﻳﻘﻞ :
Dan tidak mengatakan

ﻻﻋﺘﻤﺮ
Aku dapat umroh
ﺍﻭ ﻷﺻﻠي
Atau aku dapat sholat
ﺃﻭ ﻷﺻﻮﻡ
Atau aku dapat berpuasa
ﻗﺎﻝ ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ :
Berkata para ulama :
ﻣﺎ ﺫﻛﺮ ﺍﻟﻤﻴﺖ ﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﺇﻻ ﻟﻌﻈﻴﻢ ﻣﺎ ﺭﺃﻯ ﻣﻦ ﺍﺛﺮﻫﺎ
ﺑﻌﺪ ﻣﻮﺕ‼
Tidaklah amalan shodaqah di ingat oleh mayyit kecuali dia menyaksikan agungnya ganjaran amal tersebut
Setelah mati.
Mari bershodaqoh dan berwakaf. Ganjaran wakaf akan mengalir terus menerus walaupun waqif telah meninggal dunia.
Semoga Allah memberikan kepada kita kemampuan dan kemauan dalam berwakaf.
Amiiin.

*Sebarkan kata2 ini dengan niat shodaqoh*

Jumat, 05 Mei 2017

Lambang Negara RI


Lambang RI Mirip Kerajaan Samudera Pasai



Lambang RI Mirip Kerajaan Samudera Pasai
i

Lambang RI Mirip Kerajaan Samudera Pasai

Senin, 08 Oktober 2012 | 06:00
  • A
  • A
  • A
Lambang negara Indonesia ini meniru lambang Kerajaan Samudera  Pasai yang duluan eksis.

Jangan salah duga dua lukisan di atas sekilas mirip. Namun kalau diperhatikan detil sangat berbeda. Keduanya juga merupakan lambang dua negara yang berbeda. Yang pertama Garuda Pancasila lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dan yang kedua lambang Kerajaan Samudera Pasai. 

Asal muasal penggunaan lambang Garuda Pancasila sebagai lambang negara adalah bermula saat Sultan Abdurrahman Hamid Alkadrie II (Sultan Hamid II) memenangi sayembara lambang negara. Sayembara ini diadakan oleh Presiden Soekarno. Sebelumnya ada usulan lambang negara yang diajukan oleh M. Yamin namun ditolak oleh panitia karena masih ada pengaruh Jepang melalui penempatan sinar matahari.  

Sejak Indonesia merdeka pada tahun 1945, baru pada tahun 1950 kita memiliki lambang negara. Jadi selama lima tahun itu Indonesia nirlambang negara. Garuda Pancasila ditetapkan sebagai lambang Negara RI pada 11 Februari 1950 yang dituangkan dalam Peraturan Pemerintah No 66 Tahun 1951. 

Lalu Presiden Soekarno memperkenalkan lambang itu kepada masyarakat pada 15 Februari 1950 di Hotel Des Indes Jakarta.  Sebelumnya Garuda juga sudah menjadi lambang kerajaan atau stempel kerajaan di Jawa seperti Kerajaan Airlangga.

Sebelum digunakan secara resmi sebagai lambaga negara RI, Garuda juga sudah dipakai sebagai lambang Kerajaan Samudera Pasai yang dulu kala berpusat di Aceh Utara. Kerajaan Samudera Pasai didirikan oleh Sultan Malikussaleh (Meurah Silu) pada abad ke 13 atau pada 1267. Seorang petualang Ibnu Batuthah dalam bukunya Tuhfat al-Nazha menuturkan Samudera Pasai sudah menjadi pusat studi Islam di kawasan Asia Tenggara. 

Siapa sebenarnya yang merancang lambang Kerajaan Samudera Pasai? “Lambang Kerajaan Samudera Pasai dirancang oleh Sultan Samudera Pasai Sultan Zainal Abidin. Lambang burung itu bermakna syiar agama yang luas, berani dan bijaksana,” sebut R Indra S Attahashi kepada Beritasatu.com, Sabtu (6/10).

Indra menjelaskan, lambang berisi kalimat Tauhid dan Rukun Islam. Rinciannya, kepala burung itu bermakna Basmallah, sayap dan kakinya merupakan ucapan dua kalimat Syahadat. Terakhir, badan burung itu merupakan Rukun Islam. 

Pria kelahiran 1974 itu menjelaskan lambang itu disalin ulang oleh Teuku Raja Muluk Attahashi bin bin Teuku Cik Ismail Siddik Attahashi yang merupakan Sultan Muda Aceh yang diangkat pasca peristiwa Perang Cumbok pada 1945. Ketika itu di Aceh Tamiang ada kerajaan sendiri bernama Kerajaan Sungai Iyu

“Bisa saja disebut, lambang negara Indonesia ini meniru lambang Kerajaan Samudera Pasai yang duluan eksis sebelum kaum Nasionalis Marhaenisme merancang NKRI,” ungkap Indra yang juga generasi ketujuh dari Kerajaan Sungai Iyu.

Indra menjelaskan, lambang Kerajaan Samudera Pasai itu sudah ada dalam silsilah keluarganya lebih dari 100 tahun lalu. Dari kakek atau nenek, lambang itu diwariskan dari generasi ke generasi yang selalu dikisahkan bahwa itu lambang Kerajaan Samudera Pasai. 

Disebutkan, asal-usul pendiri Kerajaan Samudera Pasai berasal dari keturunan Turki yakni Al Ghazy Syarif Attahashi yang merupakan panglima memimpin utusan Dinasti Usmaniyah (Ottoman) yang membantu Aceh menghadapi serangan Portugis. Kemudian panglima ketujuh itu menikah dengan seorang putri Sultan Iskandar Muda.

Perihal lambang Negara Indonesia yang mirip dengan lambang Kerajaan Samudera Pasai juga dituturkan oleh Ibrahim Qamarius dosen Universitas Malikussaleh Aceh Utara. Setelah digelar seminar  International Conference and Seminar "Malikussaleh; Past, Present and Future di Aceh Utara pada 11-12 Juli 2011, masyarakat mengirim lambang Kerajaan Samudera Pasai yang merupakan replika. 

Lambang itu dilukis oleh Teuku Raja Muluk Attahashi, keturunan dari panglima Turki Utsmani yang ke Aceh ketika Sultan Iskandar Muda menghadapi Portugis, pimpinan dari Panglima Tujuh Syarif Attahashi. 

Ibrahim menjelaskan, walaupun lambang Indonesia mirip dengan Kerajaan Samudera Pasai belum bisa dipastikan Indonesia meniru dari Samudera Pasai. Menurutnya, perlu pengkajian lebih lanjut

“Panitia melakukan pengkajian konprehensif mengenai lambang atau gambar tersebut dan kemungkinan dibahas pada International Conference and Seminar Malikussaleh kedua pada 2013,”  ungkap Ibrahim yang mantan ketua panitia konferensi itu kepada Beritasatu.com,  Sabtu (6/10).

Terlepas dari klaim inspirasi Garuda dari lambang Kerajaan Samudera Pasai, sejarawan LIPI Aswi Warman Adam menegaskan kalau klaim itu menunjukkan kecintaan bangsa Indonesia. "Ini bukanlah sebuah klaim yang menjurus ke arah negatif. Ini merupakan sebuah bentuk kecintaan bangsa Indonesia, yang dulu saat proses pemilihan lambang negara memang ikut terlibat," kata asvi

Lihat Versi Desktop

Senin, 01 Mei 2017

Hasil Survei Saat Sakaratul Maut

*HASIL SURVEY Ustad KOMARUDIN*
_(Pensiunan RS Islam Jakarta Bagian Kerohanian)_

_*"Lafadz LaiIaha ilallah dan Sakaratul Maut"*_

_Survei ini disampaikan dalam sebuah ceramah yang diisi bukan_ _penceramah kondang dan mahal tapi oleh ustadz Komarudin pensiunan_ _pegawai RS Islam Jakarta bagian kerohanian_

_Salah satu kegiatan yang menjadi tanggung jawab beliau adalah membimbing seseorang untuk mengucapkan kalimat_ ...:

_*LA ILAHA ILLALLAH*_...

_di saat sedang sakaratul maut._

_Beliau melakukan survey/ riset kecil2an yang hasilnya sbb:_

_dari 1.000 orang yang sedang mengalami sakaratul maut,_
_*Hanya 7 % saja yang mampu mengucapkan Kalimat*_

_*LA ILAHA ILLALLAH*_...,

_selebihnya tidak mampu, atau hanya 70 orang saja dari 1000 orang yang mampu mengucapkan......_

_*LA ILAHA ILLALLAH*_

_Kemudian Ustadz Komarudin ini bertanya kepada pihak keluarga dari 70 orang yang meninggal tersebut._
_Apa saja kegiatan sehari-hari almarhum/almarhumah ini._

_Ternyata jawaban dari pihak keluarga semua rata2 sama, yaitu:_

1. *_Almarhum/almarhumah ini selalu menjaga sholatnya_*

2. _Selalu membaca Al- Qur'an._
3. *_Istiqomah dalam bersedekah, meskipun hanya Rp 5000 perhari_*
4. _Tidak memakan harta dengan cara yang batil._
5. *_Tidak memutus tali silahturahmi dengan siapapun._*

_Kesimpulan Survey:_
_Ternyata Perkara mengucapkan kalimat_ 
_*LA ILAHA ILLALLAH*_ _di saat *Sakaratul* maut_....  _bukanlah perkara yang mudah dan sepele, tetapi ternyata sangat sedikit orang yang mampu melakukannya._

_Semoga survey ini bermanfaat & bisa kita jadikan *muhasabah*,  serta dapat menjadikan kita ketika dipanggil oleh-Nya, termasuk orang-orang yang mendapatkan husnul khotimah..._
*Aamiiiiinnn YRA.....!!!*

*JANGAN SEPELEKAN......!!!*
_harus dipersiapkan dengan baik,_ *mulai sekarang...*_

Kisah Nyata tentang Sholat Tepat Waktu

*KEAJAIBAN SOLAT TEPAT WAKTU,  DIBACA YAH,  BAGUS BANGET ARTIKEL NYA👇*

Subhanallah.... Saya sampai Nangis Banjir Baca Kisah Nyata ini....
INSFIRASI SEKALI

KISAH NYATA KEAJAIBAN SHOLAT TEPAT WAKTU 🕌🕋🕌

Sahabat saya yang satu ini, profesi adalah sopir angkot. Setiap hari dia menyupir angkot dengan sistem setoran ke majikan. Setor karena angkotnya punya orang lain.

Nah suatu hari, majikannya bangkrut. Karena semakin mahalnya harga bensin. Akhirnya sahabat saya ini katakanlah Udin, dia jadi tidak punya mata pencaharian. Karena angkot majikannya sudah dijual. Karena Udin bukan tipe orang yang gampang putus asa, akhirnya dia mencari pekerjaan lain. Dipilihlah becak sebagai jalan ikhtiarnya.

Karena hanya berprofesi sebagai tukang becak, kehidupannya pun sangat sederhana kalau tidak mau dikatakan kurang. Dia tinggal bersama tiga putri dan seorang istrinya di sebuah rumah kontrakan yang mungkin cuma layak disebut kamar.

Tidak ada yang istimewa dari kehidupan sehari-harinya. Pagi-pagi pergi dari rumah mencari penumpang, sore pulang. Setiap hari seperti itu. Namun setelah dicermati, tenyata ada satu hal yang membuat Udin berbeda dari abang becak lainnya, bahkan dari kebanyakan kita. Udin selalu menjaga sholat diawal waktu, dan selalu dia lakukan di Masjid.

Dimanapun dia berada selalu menyempatkan bahkan memaksakan sholat diawal waktu. Setiap mendekati waktu sholat, jika tidak ada penumpang dia akan mangkal di tempat yang dekat dengan masjid. Iya mendekati masjid.

Pokoknya dia tidak pernah ketinggalan sholat wajib awal waktu bahkan selalu berjamaah di masjid. Dan tenyata itu sudah berlangsung lebih dari dua tahun. Istri dan ketiga putrinya pun begitu, meskipun dilakukan di rumah.

Singkat cerita, suatu hari ketika saya sedang mangkal di salah satu hotel berbintang di Bandung. Ada seorang ibu turun dari mobil Mercy tiba-tiba mendekati saya dan meminta untuk diantar ke salah satu tempat perbelanjaan di kawasan alun-alun kota Bandung, kata Udin.

Ketika si Ibu itu bilang minta dianter memakai becak saja, malah Udin balik nanya, “Engga salah Bu naik becak?”

“Engga Bang, jalanan macet, biar mobil disimpen di hotel aja, sekalian sopir saya istirahat,” jawab si Ibu.

Maka dianterlah si Ibu tadi ke pusat perbelanjaan yang dia minta. Udin pun mengayuh becak masih dalam keadaan kaget. Ketika mendekati alun-alun Bandung, terdengarlah suara adzan dzuhur dari Masjid Raya Jawa Barat.

“Dia langsung belokkan becak ke pelataran parkir Majid. Si Ibu pun heran dengan apa yang saya lakukan si Udin.

“Bang kok berhenti disini?” kata si Ibu.

“Iya Bu, udah adzan, Allah udah manggil kita buat sholat.”

“Saya mau sholat dulu. Ibu turun disini aja, tokonya udah dekat koq, di belakang masjid ini. Biar Bu ga apa apa GA USAH BAYAR.”

“Tanggung Bang, lagian saya takut nyasar,” kata si Ibu.

“Kalo Ibu mau saya anter saya sholat dulu, ya, Bu.”

Selesai sholat, Udin pun menuju ke becaknya. Ternyata si Ibu dan asistennya masih nunggu di becak. Diantarlah si Ibu tadi ke pusat perbelanjaan di belakang Masjid Raya. “Bang tunggu disini ya, ntar antar lagi balik ke hotel,” kata si Ibu.

“Iya Bu, tapi kalo Ibu balik lagi ke becak dan pas adzan ashar, ibu tunggu dulu disini krn mau shalat dulu”

Singkat cerita si Ibu kembali ke becak jam 15:30. Kemudian di becak dia nanya dimana Udin tinggal.

Si Ibu penasaran dengan kebiasaan Udin, demi sholat diawal waktu berani meninggalkan penumpang di becak, ga peduli dibayar atau tidak. “Bang, saya pengen tau rumah abang,” kata si Ibu.

“Waduh emangnya kenapa Bu?” tanya Udin kaget.

“Saya pengen kenal sama keluarga abang,” kata si Ibu.

“Jangan Bu, rumah saya jauh. Lagian di rumah saya engga ada apa-apa.”

Si Ibu terus memaksa. Akhirnya setelah menunggu si Ibu sholat jamak dzuhur dan ashar di hotel, mereka pun pergi menuju rumah Udin.

Tapi kali ini Udin pake becak, si Ibu mengikuti di belakangnya pake mobil Merci terbaru.

Setibanya di rumah kontrakan Udin, si Ibu kaget, karena rumahnya sangat kecil. Tapi kok berani tidak dibayar demi sholat.

Mungkin karena penasaran si Ibu nanya. “Bang koq berani engga dibayar?”

“Rezeki itu bukan dr pekerjaan kita Bu, rezeki itu dari Allah, saya yakin itu. Makanya kalo Allah manggil kita harus dateng.”

“hayya 'alalfalaah… kan jelas Bu. Marilah kita menuju kemenangan, kesejahteraan, kebahagiaan. Saya ikhtiar udah dengan narik becak, hasilnya gimana Allah. yang penting kitanya takwa ke Allah ya kan Bu?” kata Udin.

“Saya yakin janji Allah di QS At-Talaq 2-3.” kata Udin. Si Ibu pun terdiam sambil meneteskan air mata.

Setelah dikenalkan dan ngorol dgn keluarga Udin si Ibu pun pamit. Sambil meminta Udin mengantarkannya kembali minggu depan.

“Insya Allah saya siap Bu,” kata Udin. Si Ibu pun pamit sambil memberi ongkos becak ke Istrinya Udin. Setelah si Ibu pergi ongkos becak yang dimasukan kedalam amplop dibuka oleh Udin. Ternyata isinya satu juta rupiah. Udin dan keluarganya pun kaget dan bersyukur atas apa yang telah Allah berikan melewati si Ibu tadi.

Seminggu kemudian Udin mendatangi hotel tempat si Ibu menjanjikan. Setelah bertanya ke satpam, Udin tidak diperbolehkan masuk. Satpam engga percaya ada tamu hotel bintang lima janjian sama seorang tukang becak. Udin ga maksa, dia kembali ke becaknya.

Nah, itu pula yang sering kita lakukan, seringkali kita melihat orang dari penampilannya. Padahal Allah tidak melihat pangkat, jabatan, pekerjaan, harta, warna kulit kita. Allah hanya melihat ketakwaan kita. Karena penasaran Udin ga masuk-masuk ke Lobby Hotel, akhirnya si Ibu keluar, dan melihat Udin sedang tertidur di becaknya.

“Bang, kenapa engga masuk?” Tanya si Ibu sambil membangunkan Udin.

“Ga boleh sama satpam Bu,”jawab Udin.

“Bang, kan kemaren abang yang ngajak saya jalan-jalan pake becak. Sekarang giliran saya ngajak abang jalan-jalan pake mobil saya,” kata si Ibu.

“Lah, Ibu ini gimana sih, katanya mau saya anter ke toko lagi,” kata Udin.

“Iya mau dianter tapi bukan ke toko bang,” kata si Ibu diawal waktu.

Setelah diajak naik mobil Merci nya si Ibu, Udin pun menolaknya, karena dia merasa kebingungan.

“Mau dibawa kemana saya Bu ?”

“Udah saya pake becak saya aja, ngikut di belakang mobil Ibu. Engga pantes saya naik mobil sebagus itu,” kata Udin.

“Lagian becak saya mau ditaro dimana?”

Namun setelah dibujuk oleh sopir dan asisten si Ibu, Udin pun mau ikut naik mobil. Becaknya dititip di parkiran belakang hotel.

Berangkatlah mereka dari hotel. Masih dengan rasa penasaran Udin pun bertanya, “mau kemana sih Bu?”

Di salah satu kantor Bank Syariah, mereka pun berhenti. “Bang, pinjem KTP nya ya”, kata asisten si Ibu.
“Waduh apalagi nih?” pikir Udin.

“Buat apa Neng? Koq saya diajakin ke Bank, trus KTP buat apa?”, kata Udin heran.

Akhirnya asisten si Ibu menjelaskan, bahwa ketika minggu lalu mereka dianter Udin belanja, si Ibu mendapatkan sebuah pelajaran.Pelajaran hidup yang sangat mendalam. Dimana seorang abang becak dengan kehidupan yang pas-pasan tapi begitu percaya kepada janji Allah.

Sementara si Ibu yang merupakan seorang pengusaha besar dan suaminya pun pengusaha, selama ini kadang ragu pada janji Allah. Seringkali, akibat kesibukan mengurus usaha, belanja, meeting dll, dia menunda-nunda sholat. Bahkan tidak jarang lupa sholat.

“Nah sejak minggu lalu setelah pulang dari Bandung, Ibu mulai merubah kebiasaannya. Dia selalu berusaha sholat awal waktu”, kata asisten.

Saat pulang ke Jakarta, suaminya pun heran dengan perubahan si Ibu. Padahal dia juga punya kebiasaan yang sama dengan istrinya. Setelah diceritakan asal mula perubahan itu, suaminya pun menyadari, bahwa selama ini mereka salah. Terlalu mengejar dunia. Oleh karena itu Ibu dan suaminya ingin menghadiahi abang Udin untuk berangkat haji. Mendengar akan DIBERANGKATKAN IBADAH HAJI, Udin pun kaget campur bingung.

Dengan spontan Udin MENOLAK hadiah itu. “Engga mau neng, saya engga mau berangkat haji dulu. Meskipun itu doa saya tiap hari.”

“Loh koq engga mau Bang?” kata asisten kaget.

“Apa kata tetangga dan sodara2 saya nanti neng, saat saya pulang berhaji. Koq ke haji bisa tapi masih ngebecak?”

“Memang berangkat haji adalah cita2 saya. Tapi nanti setelah saya mendapatkan pekerjaan selain narik becak neng.”

Akhirnya asisten berdiskusi dgn si Ibu. Sambil menunggu mereka diskusi. Udin pun tidak henti2nya bertanya pada Allah.
“Ya Allah pertanda apakah ini?” kata Udin.

Tidak lama si Ibu menghampiri Udin dan bertanya “Bang, kan abang bisa bawa mobil, bagaimana kalau menjadi supir di perusahaan saya di Jakarta?”

“Waduh … Jakarta ya, Bu? Ntar, keluarga saya gimana disini. Anak-anak masih butuh bimbingan saya. Apalagi semuanya perempuan. Kayaknya engga deh Bu. Biar saya pulang aja deh. Insya Allah kalau Allah ridho lain kali pasti saya diundang untuk berhaji.”

Akhirnya si Ibu membujuk Udin untuk mendaftar haji dulu. Brangkatnya mau kapan terserah, yang penting dia menjalankan amanat suaminya. Kemudian si Ibu menelpon suaminya, menjelaskan kondisi yang ada mengenai Udin. Setelah selesai mendaftar haji di Bank, kemudian mereka pergi menuju sebuah dealer mobil.

“Kok masuk ke dealer mobil, Bu? Ibu mau beli mobil lagi? Mobil ini kurang gimana bagusnya?” kata Udin bingung. Sambil tersenyum si Ibu meminta Udin menunggu di mobil. Dia pun turun bersama asistennya. Selang setengah jam, si Ibu kembali ke mobil sambil membawa kwitansi pembayaran tanda jadi mobil.

“Nih bang, barusan saya sudah membayar tanda jadi pembelian mobil angkutan umum, pelunasannya nanti kalau trayek sudah diurus.”

“Mobil angkutan umum ini buat bang Udin, hadiah dari suami saya.” Kata si Ibu.

“Jadi sambil menunggu keberangkatan abang ke haji tahun depan, abang bisa menabung dengan usaha dari mobil angkutan milik sendiri.”

Sambil meneteskan air mata tidak henti-hentinya Udin mengucap syukur kepada Allah.

“Ini bukan dari saya dan suami saya, ini dari Allah melalui perantaraan saya,” kata si Ibu.

“Hadiah karena abang selalu menjaga sholat diawal waktu. Dan itu menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi saya dan suami.”

“Mudah-mudahan kita semua bisa istiqomah menjaga sholat awal waktu, ya, bang,” kata si Ibu.

Akhirnya mereka pun kembali ke hotel, namun sebelumnya mampir di masjid untuk sholat dzuhur berjamaah. Setelah sholat dzuhur kemudian makan siang, mereka pun berpisah. Udin pulang ke rumah dengan becaknya. Si Ibu langsung ke Jakarta.

Setelah itu kehidupan Udin semakin membaik. Dia sudah memiliki rumah sendiri, walapun nyicil. Yang tadinya dia seorang supir angkot dan abang becak, sekarang dia jadi pemilik angkot dan suda

Romantisme

ROMANTIS

Penjelaskan tentang Romantisme dalam rumah tangga.....?

Romantis itu…
Ketika malam tinggal sepertiga, seorang suami terbangun.
Ia berwudhu, menunaikan shalat dua rakaat. Lalu membangunkan isterinya. “Sayang… bangun… saatnya shalat.” Maka mereka berdua pun tenggelam dalam khusyu’ tahajjud.

Romantis itu…
Ketika seorang istri mengatakan, “Sebentar lagi adzan, Sayang…” Lalu sang suami melangkah ke masjid, menunaikan tahiyyatul masjid. Tak ketinggalan ia menunaikan dua rakaat shalat fajar, sebelum melaksanakan shalat shubuh berjamaah.
Maka ia pun menjadi pemenang; lebih baik dari dunia dan seisinya.

Romantis itu…
Ketika suami berangkat kerja, sang istri menciumnya sambil membisik mesra, “Hati-hati di jalan, baik-baik di tempat kerja ya sayang… kami lebih siap menahan lapar daripada mendapatkan nafkah yang tidak halal”

Romantis itu…
Ketika suami istri terpisah jarak, tetapi keduanya saling mendoakan di waktu dhuha: “Ya Alloh, jagalah cinta kami, jadikanlah pasangan hidup dan buah hati kami penyejuk mata dan penyejuk hati, tetapkanlah hati kami dalam keimanan, teguhkanlah kaki kami di jalan kebenaran dan perjuangan, ringankanlah jiwa kami untuk berkorban, maka mudahkanlah perjuangan dan pengorbanan itu dengan rezeki halal dan berkah darimu.”

Romantis itu…
Ketika suami sibuk kerja, saat istirahat ia sempat menghubungi istrinya. Mungkin satu waktu dengan menghadirkan suara.
Mungkin hari lainnya dengan Messenger cinta. “Apapun makanan di kantin kantorku, tak pernah bisa mengalahkan masakanmu.” Lalu sang istri pun membalasnya, “Masakanku tak pernah senikmat ketika engkau duduk di sebelahku.”

Romantis itu…
Ketika menjelang jam pulang kerja, sang suami sangat rindu untuk segera pulang ke rumah dan bertemu istrinya.
Pada saat yang sama, sang istri merindukan belahan jiwanya tiba.

Romantis itu…
Ketika suami mengucap salam, sang istri menjawabnya disertai senyuman. Bertemu saling mendoakan. Tangan dicium, pipi dikecup bergantian.

Romantis itu…
Ketika suami tiba di rumah, istri menyambutnya dgn wajah cerah dan bibir merekah. Maka hilanglah segala penat dan lelah. Beban kerja di pundak mendadak menghilang, terbang...

*****
Saudara-riku tercinta...
Mari kita pupuk romantisme dlm rumah tangga kita... hingga tumbuh sakinah yang berbuah mawaddah wa rahmah...

Rabbana hablanaa min azwaajinaa wa dzurriyyatinaa qurrata a'yun waj'alnaa lil muttaqiina imaama...